Assalamu'alakum warrahmatullah..
Asal kau tau, jika kau sudah membaca surat ini itu tandanya aku sudah memberanikan diri menemuimu sekali lagi,
mungkin terakhir kalinya. dan ku ucapkan terimakasih atas kesempatan ini.
Baiklah kumulai langsung..
Untukmu,
ku sampaikan rasa terimakasih karna pernah hadir, walau hanya sebentar itu mengasikkan! kau tau kan, saat itu hatiku sedang sakit, dan kau hadir sebagai pemulihan. meski Kutau aku tak berhak sebenarnya, hanya saja inilah aku dengan segala keterbatasanku karna tak bisa mengendalikan perasaan. padahal berulang kali ku katakan."santai saja hatiku sudah ku kondisikan." ternayata nyatanya tidak selalu begitu. Aku memberimu perhatian dan merindukanmu dengan caraku sendiri. Tapi, sayangnya kau tak lihat itu. Kau tak mengerti aku. Dan mungkin aku juga tak mengerti dirimu.
Seharusnya aku mengerti, bila kamu bersikap baik padaku, karna memang sudah naluri jika laki- laki bersikap baik pada perempuan.Bila kau balas chat ku dengan rayuan dan emotion, bukan berarti ada rasa bisa saja sebagai pencair suasana pertemanan. Cukup itu saja sebenarnya. namun itulah sudah sifat asli perempuan mudah terbawa perasaan, oleh karena itu untukmu, "jangan mencandainya perihal hati, bercanda tentang perasaan pada lawan jenis bukanlah hal yan lucu." kuharap itu tak terjadi pada perempuan lain, selain aku tentunya.
Sempat terpikir olehku, maksud mu hadir dalam hidupku, untuk apa?
Aku tak selalu mengerti semesta, dengan segala permainannya. Aku lebih tak mengerti kamu, dengan perhatian sementaranya. Hingga akhirnya aku semakin tak mengerti tentang kebersamaan yang belum tergapai, namun sudah harus selesai.
Kamu hadir tiba-tiba, tanpa aba-aba. Kemudian pergi tanpa mengucap apa-apa. Paling tidak, beri aku pemberitahuan, supaya aku tahu hatimu telah pindah haluan. Paling tidak, beri aku tamparan, supaya aku tahu bahwa kita sudah tak lagi miliki harapan. Baiklah mungkin ini salahku terlalu mudahnya untuk memberi hati, untukmu yang bahkan tak mengerti.
Jika Tuhan bertanya padaku siapa kamu yang akhir akhir ini selalu ku sebut dalam setiap butiran doaku dalam sujud, akan ku jawab bahwa kamu adalah karya Tuhan yang sempatt kuperjuangkan, .awalnya. namun, hal-hal baik yang terjadi tidak harus memiliki kelanjutan. Terkadang, mereka hanya berhenti begitu saja. Tidak semua yang baik harus berakhir baik juga. Ini bukan salahmu, dan juga bukan salahku. Memang mungkin, jalan cerita kita hanya sekian saja. Berbahagialah di luar sana, aku tetap menginginkan yang terbaik untukmu. Walaupun mungkin kita tidak bertemu lagi atau tidak menjadi suatu apapun lagi nanti, aku akan tetap mengingatmu sebagai seseorang yang berdampak dalam hidupku. Jadi berbahagialah, karena aku pernah memikirkanmu. Tapi sampai sekian saja.
Ku akhiri sampai disini.
Pesanku untuk dia yg posisinya sempat aku inginkan. Tolong jaga dia, Ingatkan dia untuk menjaga shalatnya.
Tolong ingatkan juga menjaga kesehatannya. beri dia semangat untuk menggapai segala keinginannya. Dia itu Pria Ambisius yang aku kenal. Tunjukanlah padanya bahwa kau jadi wanita terbaik yang pernah dimilikinya. Jaga sikap dan hatimu dan juga jaga hatinya agar tak pindah kelain hati.
Dan Untukmu , berbahagialah bersamanya.
Wassalamu'alaikum warrah,atullah
Komentar
Posting Komentar